Business Plan by 1. Membantu dalam Membantu pembuatan Membantu mengembangkan ide Mengetahui kendala-kendala dalam Memberikan gambaran tujuan yang Memberikan gambaran kepada konsumen dan calon Mendeclare usaha yang Mengatur dan membantuk kerjasama yang Mengundang orang-orang dengan keahlian untuk Menjadikan merger dan akuisisi dapat Pasar dan Desain dan Operasi teknis dan Manajemen dan Suatu dokumen tertulis yang menggamarkan secara sistematis suatu bisnis yang diusulkan. 2. Gambaran tentang keadaan masa depan yang berisikan cita-cita yang ingin Manjembatani keadaan bisnis di masa sekarang dan yang akan Menumbuhkan standar kerja yang Menumbuhkan komitmen dan semangat kerja karyawan. 3. Tidakan strategis yang dilakukan perusahaan untuk mencapi tujuannya visi. Memastiikan tujuan Landasan perencanaan Pengambilan Mengidentifikasikan arah dan tujuan Menciptakan iklim organisasi yang umum. 4. Aspek Pasar dan Menentukan target Strategi pemasaran tanpa pembeda undifferentiated marketing Strategi pemasaran dengan pembeda differentiated marketing Strategi pemasaran terkonsentrasi concentrate marketing Melakukan analisis Mengukur permintaan dan Mencari tahu pelangaan dan Jumlah pelanggan yang Memuaskan Tempat Marketing Protomotion 5. Analisis Strenghts kekuatan Apa saja kelebihan perusahaan? Apa yang menjadi ciri khas dari produk yang dihasilkan? Weaknesses kelemahan Apa yang harus ditingkatkan oleh perusahaan? Apa yang harus dihindari perusahaan? Opportunities peluang Kesempatan/peluang apa yang dapat diambil? Threats ancaman Apa yang menjadi hambatan perusahaan? Siapa pesaing perusahaan? 6. Studi Kelayakan Penelitian dan penilaian tentang dapat tidaknya suatu proyek dilaksanakan dengan berhasil menguntungkan. Menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak Tahap Penemuan Pengurutan usulan yang Rencana Pedoman untuk mengetahui sampai sejauh mana kegiatan investasi telah Pihak yang Manajemen Masyarakat 7. Bentuk Kepemilikan Keuntungan menjadi milik Organisasi yang Pengendalian Pajak lebih Kerugian ditanggung pemilik Kewajiban tidak Dana Keahlian Persekutuan Persekutuan Sekutu Sekutu Perseroan Kewajiban Akses ke Perpindahan Biaya organisasi yang Pemberitaan mengenai Masalah Pajak yang Bisnis rantai Kesepakatan produksi 8. Aspek Desain dan Pengertian pengembangan Proses persiapan analitis tentang peluang pertumbuhan potensial, dukungan dan pemantauan pelaksanaan peluang pertumbuhan usaha, tetapi tidak termasuk keputusan tentang strategi dan implementasi dari pertumbuhan Tingkatan pengembangan Tingkat Tingkat Tingkat Unsur-unsur pengembangan Eksterna; Perkembangan Pinjaman Kondisi Aspek-aspek pengembangan Manajemen Kategori Benar-benar Lini produk Tambahan untuk lini produk yang sudah Perbaikan atau revisi Penurunan biaya
Permintaandan penawaran. Dewi Rukmana. Download PDF. Download Full PDF Package. This paper. A short summary of this paper. 23 Full PDFs related to this paper. READ PAPER. Permintaan dan penawaran. Download. Permintaan dan penawaran.
Skip to content BerandaFitur LengkapHargaPrivate CloudLoginCoba Gratis Mind Mapping Pengertian, Tips Membuatnya, dan Contohnya Mind Mapping Pengertian, Tips Membuatnya, dan Contohnya Penelitian telah menunjukkan bahwa otak kita berfungsi lebih baik ketika kita terutama menggunakan gambar, simbol, dan asosiasi. Fakta ini dibiarkan belum dimanfaatkan setiap hari dan ini jelas merupakan peluang yang terlewatkan. Untungnya, ada metode yang sejalan dengan hasil penelitian ini dan yang membuat belajar dan mengingat lebih efektif dan mudah dikelola, yaitu dengan menggunakan mind mapping. Ditemukan oleh penulis dan konsultan Tony Buzan, alat pengembangan pribadi ini adalah teknik berguna yang membantu Anda belajar lebih efektif. Ini meningkatkan cara informasi dicatat dan mendukung pemecahan masalah yang kreatif. Ingin mengetahui pengertian, cara membuat mind mapping dan contohnya secara mendalam? Baca terus artikel ini sampai selesai untuk menambah pengetahuan Anda. Apa itu Mind Mapping? Mind map atau peta pikiran adalah diagram yang memungkinkan Anda untuk memvisualisasikan bagaimana ide dan konsep terkait terhubung satu sama lain. Mind mapping, yang dipopulerkan pada tahun 1970-an oleh penulis psikologi pop dan pembawa acara TV Tony Buzan, adalah diagram yang memungkinkan Anda memvisualisasikan hubungan antara serangkaian konsep dan ide. Konsep dalam membuat minda mapping sendiri cukup mudah. Mereka menampilkan satu ide utama sebagai titik sentral diagram, dengan subtopik bercabang dan terhubung ke ide pendukung — dan seterusnya. Mereka hierarkis karena ide-ide yang paling penting adalah yang paling dekat dengan pusat, dan setiap tingkat berikutnya berhubungan ke yang sebelumnya. Struktur ini membantu Anda melihat gambaran umum konsep yang luas, memahami kompleksitas dan hubungannya, dan membuat keputusan secara efektif. Apa yang membuat mind mapping begitu kuat bukan hanya diagram itu sendiri, tetapi juga proses pembuatannya. Struktur luar-dalam membuatnya mudah untuk meletakkan semua pemikiran dan ide Anda di satu tempat dan menarik hubungan di antara mereka. Mereka mendorong pemikiran lateral, mendorong Anda untuk mengeksplorasi dan menyelidiki topik dari setiap sudut. Baca juga Call To Action Adalah Segala Hal yang Wajib Anda Ketahui Tentang CTA Teori Dibalik Mind Mapping Ketika Anda mempelajari fungsi otak dan sistem memori, Anda akan menyadari tingkat kapasitas dan potensinya yang luar biasa. Mind Map adalah alat yang digunakan untuk memikat, menyenangkan, merangsang, dan menantang Anda. Anda akan menemukan beberapa fakta menakjubkan tentang otak Anda dan fungsinya, dan Anda akan mengambil langkah besar pertama di jalan menuju kebebasan pikiran. Bagaimana cara mind mapping meningkatkan kemampuan otak? Mind map adalah cara yang sangat efektif untuk mendapatkan informasi masuk dan keluar dari otak Anda – ini adalah cara yang kreatif dan logis untuk mencatat dan membuat catatan yang secara harfiah memetakan’ ide-ide Anda. Semua mind map memiliki beberapa kesamaan. Mereka memiliki struktur organisasi alami yang terpancar dari pusat dan menggunakan garis, simbol, kata, warna, dan gambar menurut konsep sederhana yang ramah otak. Mind mapping mengubah daftar panjang informasi monoton menjadi diagram yang penuh warna, mudah diingat, dan sangat terorganisir yang bekerja sesuai dengan cara alami otak Anda dalam melakukan sesuatu. Salah satu cara sederhana untuk memahami Mind Map adalah dengan membandingkannya dengan peta kota. Pusat kota mewakili ide utama; jalan utama yang mengarah dari pusat mewakili pikiran-pikiran kunci dalam proses berpikir Anda; jalan atau cabang sekunder mewakili pikiran sekunder Anda, dan seterusnya. Gambar atau bentuk khusus dapat mewakili landmark yang menarik atau ide yang sangat relevan. Mind map adalah cermin eksternal dari pemikiran Anda sendiri yang bercahaya atau alami yang difasilitasi oleh proses grafik yang kuat, yang menyediakan kunci universal untuk membuka potensi dinamis otak. Baca juga Product Positioning Pengertian dan Cara Menentukannya dengan Tepat Mind maps dan concept maps Anda mungkin mendengar orang menggabungkan mind maps an concept maps, dan mudah untuk memahami alasannya. Keduanya adalah diagram yang menggunakan simpul dan tautan untuk memvisualisasikan bagaimana ide terhubung. Perbedaan utama adalah bahwa mind mapping bersifat hierarkis, sedangkan concept mapping tidak. Sementara mind map memiliki satu tema sentral, concept map menggambarkan bagaimana berbagai topik atau ide yang berbeda terhubung, tanpa tingkatan atau tingkatan. Kapan Harus Menggunakan Mind Mapping? Mind map seperti pisau pemikiran visual Tentara Swiss — alat serbaguna dan fleksibel yang dapat melakukan banyak pekerjaan berbeda. Mari kita lihat beberapa kasus penggunaan umum. Daftar ini tidak berarti lengkap, tentu saja. Ada banyak cara untuk membuat peta pikiran bekerja untuk Anda. Anda dapat membuat mind maps untuk Memahami masalah atau tantangan Brainstorming Penyelesaian masalah Mengumpulkan dan mengatur ide-ide dari berbagai pemangku kepentingan Mencatat Mengatur daftar tugas Anda Bagaimanapun Anda menggunakan mind maps, Anda akan menemukan bahwa peta itu memungkinkan Anda untuk menemukan kompleksitas dan koneksi tersembunyi untuk memfasilitasi brainstorming, eksplorasi, pengambilan keputusan, dan perencanaan yang lebih baik. Menggunakan peta pemikiran di lingkungan perusahaan Ada berbagai keuntungan menggunakan alat pengembangan pribadi ini di lingkungan perusahaan. Kreativitas dan kerja tim Pertama dan terpenting, penggunaan merangsang kreativitas pada karyawan. Ini berguna, misalnya, dalam hal mengumpulkan dan menghasilkan prasyarat untuk proyek, curah pendapat, dan kerja sama secara umum. Beberapa metode memungkinkan beberapa Peta untuk dihubungkan satu sama lain dalam satu Peta Pikiran. Hal ini memungkinkan Peta untuk diteruskan dari orang ke orang sebagai sarana untuk memperluas generasi ide. Membuat sketsa, mengkonsolidasikan, menyajikan Peta Pikiran dapat dengan mudah digunakan sebagai cara untuk menyajikan masukan. Segera setelah Peta selesai, peta dapat dengan mudah diterjemahkan ke dalam tujuan atau elemen SMART yang terpisah dan diubah menjadi format PowerPoint. Baca juga 9 Ide Pelatihan Penjualan untuk Menginspirasi Tim Penjualan Anda Bagaimana Cara Membuat Mind Mapping? Memulai dan melakukan mind mapping mudah. Ikuti tiga langkah ini untuk membuat peta pikiran Anda sendiri atau bersama tim Anda. 1. Tuliskan ide sentral Anda Di tengah halaman kosong atau layar, atau papan tulis, tulis atau gambarkan topik utama peta pikiran Anda. Itu bisa berupa konsep, proyek yang sedang Anda kerjakan, bahkan pertanyaan yang perlu Anda jawab. Pastikan Anda memiliki banyak ruang untuk bekerja dan keluar dari tema utama. 2. Bercabang menjadi subtopik Selanjutnya, identifikasi subtema yang terkait dengan topik utama Anda — sebaiknya mulai dengan tiga hingga lima. Ini akan menjadi cabang awal untuk peta pikiran Anda. Kemudian, Anda dapat melanjutkan percabangan dan menambahkan lapisan tambahan dari ide-ide terkait. Pada akhirnya, tidak ada batasan jumlah level yang dapat Anda sertakan dalam peta pikiran Anda. 3. Gambar koneksi Ini adalah dimana keajaiban terjadi. Luangkan waktu untuk meninjau lanskap peta pikiran Anda. Cari pola, pindahkan barang-barang sesuai kebutuhan, dan tambahkan panah untuk menarik hubungan antara cabang yang berbeda. Tips dan teknik melakukan mind mapping Proses membuat peta pikiran cukup sederhana, tetapi dibutuhkan beberapa latihan untuk mendapatkan hasil maksimal. Gunakan tip dan teknik ini untuk meningkatkan proses pemetaan pikiran dan membuatnya lebih mudah untuk menarik kesimpulan dari diagram Anda. 1. Desain mind map Karena mind mapping adalah media visual, akan sangat membantu jika Anda berfokus pada cara Anda mendesainnya. Anda tidak perlu menjadi desainer profesional untuk membuat peta pikiran yang bagus dan mudah digunakan — Anda hanya perlu mengingat tip-tip ini. 2. Warna dan nuansa Gunakan warna yang berbeda untuk setiap cabang dari titik utama Anda untuk memudahkan melihat bagian yang berbeda secara sekilas. Anda juga dapat menggunakan nuansa yang lebih terang dengan warna yang sama untuk level berikutnya saat Anda terus membangun cabang-cabang peta pikiran Anda. 3. Garis dan panah ️ Pertimbangkan untuk menggunakan lebar garis yang berbeda untuk menunjukkan seberapa kuat hubungan antara elemen-elemen tertentu. Anda juga dapat menggunakan warna yang berbeda, garis putus-putus atau putus-putus, dan isyarat visual lainnya untuk menunjukkan hubungan antar ide. Jika Anda membagikan mind map Anda kepada orang lain, pastikan Anda menyertakan kunci agar mereka dapat memahami cara membacanya. 4. Gambar dan ikon Jangan takut untuk bermain-main dengan foto, gambar, ikon, emoji, dan visual lainnya. Mereka dapat membantu Anda mengomunikasikan ide-ide abstrak, mengarahkan pemirsa, dan memberikan inspirasi saat Anda menjalani proses pemetaan pikiran atau mind mapping Anda. Baca juga Apa itu Kuota Penjualan? Berikut Pengertian Lengkap dan Jenisnya Contoh Mind Mapping Dapatkan inspirasi dari contoh ini dan temukan templat untuk memulai proses pemetaan pikiran Anda. Mind map dasar Atur ide-ide Anda ke dalam diagram terstruktur untuk melihat ikhtisar konsep, memahami kompleksitas dan hubungannya, dan membuat keputusan secara efektif. Templat pemetaan pikiran dasar ini memberi Anda ruang untuk bertukar pikiran, berkolaborasi, dan menyusun ide Anda secara visual. Ini mencakup tip praktis serta berbagai contoh peta pikiran, sehingga Anda dapat memilih salah satu yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Mind map brainstorming Gunakan templat peta pikiran ini untuk bertukar pikiran tentang ide-ide besar, mengidentifikasi pola baru, atau mengatur pemikiran Anda dengan cepat. Sitemaps Sitemaps atau peta situs adalah jenis peta pikiran khusus yang melayani tujuan penting dalam setiap proyek pembuatan atau desain ulang situs web. Ini membantu untuk memvisualisasikan struktur situs web untuk mengoptimalkan navigasi, memetakan pengalaman pengguna, dan menentukan hierarki halaman. Ini juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi kesenjangan dalam konten atau mempercepat proses desain. Baca juga Apa itu Gantt Chart? Berikut Pengertian, Jenis dan Kegunaannya Kesimpulan Bagaimana menurut anda? Bagaimana pengalaman Anda dengan Mind Mapping? Apakah Anda mengenali penjelasan praktisnya atau apakah Anda memiliki lebih banyak saran? Apa tips Anda untuk membuat peta pemikiran yang baik? Pada tahun 1970 majalah Scientific American menerbitkan penelitian Ralph Haber yang menunjukkan bahwa individu memiliki akurasi pengenalan gambar antara 85 dan 95 persen. Ada kutipan terkenal, “Sebuah gambar bernilai seribu kata”. Kita mengasosiasikan dan mengingat gambar karena mereka menggunakan sejumlah besar keterampilan kortikal Anda, terutama imajinasi. Gambar bisa lebih menggugah daripada kata-kata, lebih tepat dan kuat dalam memicu berbagai asosiasi, sehingga meningkatkan pemikiran kreatif dan memori. Temuan ini mendukung argumen bahwa Mind Mapoing adalah alat yang tepat dan unik bahkan untuk pengembangan bisnis sekalipun. Seorang wanita lulusan ilmu marketing. Di Accurate Online, wanita ini akan membagikan berbagai hal yang sudah dipelajarinya tentang strategi dan tips marketing, digital marketing, serta berbagai hal yang berkaitan di dalamnya. Bagikan info ini ke temanmu! Related Posts Page load link
MarketingMix adalah seperangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan, Produk, Harga, Tempat dan Promosi yang dipadukan untuk menghasilkan respon yang diinginkan untuk mencapai target market. Slideshow 5101868 by etoile. Browse . Recent Presentations Content Topics Updated Contents Featured Contents.
2. Administrasi Kontrak Administrasi Kontrak merupakan upaya pengelolaan atas kontrak dalam periode pelaksanaannya sehingga kewajiban dan hak dari masing-masing pihak dapat dijalankan sesuai dengan ketentuan yang ada dalam kontrak demikian administrasi kontrak diperlukan dalam setiap pelaksanaan kontraktor Administrasi Kontrak diperlukan dalam mengelola kontrak selama pelaksanaan proyek agar tercapai target pelaksanaan dalam aspek biaya, mutu, an waktu untuk memperoleh laba, citra yang baik dari perusahaan serta profesionalisme dalam pelaksanaan bagi pengguna jasa Administrasi kontrak diperlukan dalam mengelola kontrak selama pelaksanaan proyek agar diperoleh hasil pelaksanaan berupa bangunan dan kelengkapannya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan dalam kontrak. 3. Kedudukan kontrak dalam hubungan kerja • Secara Hukum, perjanjian merupakan undang-undang bagi pihak-pihak yang membuat • Setiap pihak wajib melaksanakan ketentuan kontrak • Setiap kesalahan dalam memenuhi ketentuan akan menimbulkan risiko berujud biaya dan tidak ada kompensasinya Contohnya • Pihak I tidak menyerahkan lahan tepat waktu • Pihak I tidak membayar tepat waktu • Pihak II tidak menyerahkan bangunan tepat waktu • Pihak II tidak memenuhi persyaratan bangunan Untuk menghindari kerugian karena tidak memenuhi ketentuan, kontraktor harus • Menyelenggarakan mutu pelaksanaan sesuai persyaratan • Memahami serta menerapkan ketentuan dalam dokumen kontrak 4. Pemahaman istilah 1. Kontrak suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang atau lebih 2. Provisional Sum sejumlah biaya yang disediakan dan termasuk dalam kontrak, untuk pekerjaan yang belum ditentukan 3. Prime Cost sejumlah biaya yang disediakan dan termasuk dalam kontrak, untuk pekerjaan yang telah ditentukan, umumnya dikerjakan oleh NSC 4. Nominated Sub Contractor NSC sub kontraktor yang ditunjuk langsung oleh Pihak I untuk pekerjaan tertentu yang telah ditetapkan 5. Force Majeure atau keadaan memaksa, adalah kejadian atau peristiwa yang terjadi diluar kemampuan Pihak I maupun Pihak II yang dapat mempengaruhi pelaksanaan kontrak, antara lain berupa a. Bencana alam banjir, gempa bumi, tanah longsor, badai dan lain-lain b. Huru-hara, perang, pemberontakan, kerusuhan, kekacauan dan lain-lain c. Kebakaran d. Keadaan memaksa yang dinyatakan secara resmi oleh Pemerintah 6. Eskalasi harga perubahan/kenaikan harga sesuai kondisi pasar 7. Klaim suatu permintaan akan tambahan harga kontrak, atau waktu pelaksanaan, atau kompensasi atas terjadinya hal-hal yang bukan kesalahan salah satu pihak dan merugikan pihak tersebut 8. Sengketa kontrak perselisihan/perbedaan pendapat antara Pihak I dan Pihak II yang tidak dapat disepakati atas hal-hal tentang pelaksanaan kontrak 9. Penyelesaian sengketa upaya mencapai kesepakatan antara dua pihak melalui musyawarah, atau pengadilan, atau arbitrase 10. Arbitrase peradilan yang dipilih dan ditentukan sendiri secara sukarela oleh pihak-pihak yang bersengketa B. DOKUMEN KONTRAK Dokumen Kontrak secara lengkap terdiri atas a. Dokumen Tender, meliputi - Undangan tender - Petunjuk kepada peserta tender - Formulir penawaran dan lampirannya - Syarat-syarat umum dan khusus - Speseifikasi Tehnik - Gambar Tender - Daftar item dan kuantitas pekerjaan - Addendum b. Surat Penunjukan c. Surat Perjanjian d. Syarat-syarat Perjanjian e. Rincian Pekerjaan dan Harga f. Dokumen lain Berita Acara Aanwijzing Risalah Penjelasan, Berita Acara Klarifikasi, data penyelidikan tanah, dan lain-lain 1. ANATOMI / ISI KONTRAK Kontrak sekurang-kurangnya memuat ketentuan tentang 1 Para Pihak, menjelaskan tentang a. Nama Instansi / Badan Usaha atau Usaha/ Orang Perorangan b. Nama Wakil / Kuasa atau Sertifikat Keahlian dan ketrampilan bila Usaha Perorangan c. Tempat kedudukan dan alamat usaha 2 Rumusan pekerjaan, menguraikan tentang a. Pokok-pokok pekerjaan b. Volume pekerjaan c. Nilai pekerjaan, dan ketentuan untuk penyesuaian harga d. Pekerjaan tambah kurang e. Tata cara penilaian hasil pekerjaan untuk pembayaran f. Jangka waktu pelaksanaan 3 Pertanggungan Jenis pertanggungan yang menjadi kewajiban penyedia jasa a. Pembayaran uang muka dengan jaminan uang muka b. Pelaksanaan pekerjaan dengan jaminan pelaksanaan c. Hasil pekerjaan dengan ditahan sebagian pembayarannya retensi d. Tenaga kerja dengan asuransi tenaga kerja e. Tuntutan pihak ketiga dengan jaminan asuransi f. Kegagalan bangunan dengan jaminan asuransi Dalam pertanggungan diatas dicantumkan a. Nilai jaminan / pertanggungan b. Jangka waktu pertanggungan c. Prosedur pencairan / pengembalian jaminan d. Hak & kewajiban masing-masing pihak Jenis pertanggungan yang menjadi kewajiban Pengguna Jasa a. Pengguna Jasa Pemerintah, dengan dokumen ketersediaan anggaran b. Pengguna Jasa Non Pemerintah, dengan jaminan Bank atau bentuk lain yang disepakati para pihak 4 Tenaga Ahli, menjelaskan tentang a. Persyaratan klasifikasi dan kualifikasi tenaga ahli b. Prosedur penerimaan dan atau pemberhentian tenaga ahli c. Jumlah tenaga ahli 5 Kewajiban & Hak masing-masing pihak, meliputi a. Kewajiban & Hak Pengguna Jasa b. Kewajiban & Hak Penyedia Jasa 6 Cara Pembayaran, berisi uraian tentang a. Volume fisik pekerjaan yang bisa dibayar b. Cara/tahapan pembayaran hasil pekerjaan c. Jangka waktu pembayaran d. Besarnya potongan retensi, angsuran pengembalian uang muka e. Denda keterlambatan pembayaran 7 Pekerjaan tambah dan kurang, menjelaskan tentang a. Definisi pekerjaan tambah kurang b. Dasar timbulnya pekerjaan tambah kurang c. Dampaknya terhadap harga kontrak d. Dampaknya terhadap waktu pelaksanaan e. Cara pembayaran pekerjaan tambah 8 Ketentuan mengenai cidera janji wan prestasi a. Bentuk cidera janji • oleh Penyedia Jasa i. tidak menyelesaikan pekerjaan ii. tidak menyerahkan hasil pekerjaan • oleh Pengguna Jasa i. terlambat serahkan lahan, sarana pelaksanaan ii. terlambat membayar iii. tidak membayar b. Bila satu pihak cidera janji, pihak lainnya mendapat kompensasi berupa antara lain i. perpanjangan waktu ii. penggantian biaya iii. pemberian ganti rugi iv. perbaikan hasil pekerjaan 9 Penyelesaian perselisihan Dalam hal penyelesaian perselisihan kontrak, didalamnya memuat ketentuan a. penyelesaian menggunakan lembaga peradilan, yaitu melalui pengadilan sesuai Hukum Acara Perdata, atau Pengadilan Niaga b. penyelesaian menggunakan alternatif penyelesaian sengketa, yaitu melalui upaya mediasi atau konsiliasi, atau arbitrase 10 Ketentuan mengenai pengakhiran/pemutusan kontrak, menguraikan tentang a. bentuk pemutusan yang disepakati, atau pemutusan sepihak b. kewajiban dan hak masing-masing pihak sebagai konsekuensi dari adanya pemutusan kontrak 11 Ketentuan mengenai keadaan memaksa force majeure, meliputi a. risiko-risiko khusus yg disepakti sebagai keadaan memaksa b. kewajiban & hak masing-masing pihak bila terjadi keadaan memaksa 12 Kewajiban para pihak dalam hal kegagalan bangunan, menjelaskan tentang a. jangka waktu pertanggung jawaban kegagalan bangunan b. bentuk tanggung jawab terhadap kegagalan bangunan 13 Ketentuan mengenai perlindungan pekerja, meliputi a. kewajiban memenuhi ketentuan perundangan b. bentuk tangung jawab dalam perlindungan pekerja 14 Ketentuan mengenai aspek lingkungan, menjelaskan tentang a. kewajiban memenuhi ketentuan perundangan b. bentuk tangung jawab mengenai gangguan terhadap lingkungan dan manusia 15 Ketentuan-ketentuan lain diantaranya a. mengenai hak atas kekayaan intelektual hak cipta/paten b. mengenai pemberian insentif c. mengenai sub penyedia jasa sub kontraktor dan pemasok d. mengenai penggunaan dua bahasa e. bahwa kontrak konstruksi tunduk pada hukum yang berlaku 2. PERUBAHAN PERJANJIAN Terhadap suatu perjanjian/kontrak dimungkinkan adanya perubahan, yaitu • Perjanjian Amandemen amendment contract bila ada satu atau lebih ketentuan harus dirubah misalnya perubahan waktu pelaksanaan • Perjanjian Addendum addendum contract bila ada tambahan ketentuan baru misalnya tambahan biaya eskalasi • Perjanjian Suplemen supplementary contract bila ada tambahan ketentuan diluar substansi kontrak 3. KONSEKUENSI ATAS WAN PRESTASI Perlu disadari bahwa bagi kedua pihak ada konsekuensi Bagi Pihak Kedua kesalahan memenuhi ketentuan kontrak wan prestasi akan menimbulkan risiko biaya tanpa imbalan pendapatan Bagi Pihak Kesatu kesalahan memenuhi ketentuan kontrak wan prestasi akan menimbulkan risiko klaim dari Pihak Kedua, yang akan menambah Anggaran Proyek Agar hal tersebut tidak terjadi, kontraktor harus 1. Menyelenggarakan mutu pelaksanaan yang baik 2. Memahami & menerapkan ketentuan kontrak 4. SUBSTANSI /ISI KONTRAK YANG PERLU DIWASPADAI 1 Pembayaran a. Jaminan pembayaran, bila tidak ada jaminan pembayaran dari Pihak I bisa timbul masalah dalam kelancaran pembayaran prestasi pekerjaan b. Pembayaran berdasarkan bagian pekerjaan yang harus selesai penuh sistim mile – stone. Bila dalam penyelesaian penuh dari suatu bagian pekerjaan menemui kendala, maka pembayaran atas bagian tersebut akan bermasalah c. Pembayaran sistim progres payment dengan nilai besar 25 %, 50 %. 75 %, 100 %, hal ini akan menuntut Pihak II mempunyai modal kerja yang cukup besar d. Tidak ada uang muka, menyebabkan Pihak II harus menyediakan modal kerja yang cukup besar 2 Pekerjaan tambah kurang Didalam menangani pekerjaan tambah kurang perlu diperhatikan a. Segera konfirmasi perubahan tersebut sehingga formal / sah b. Dibuat analisis dampak pekerjaan tambah kurang tersebut pada harga dan waktu kontrak c. Segera ajukan perubahan biaya sampai final d. Setelah secara legal disetujui baru pekerjaan tambah kurang dilaksanakan idealnya begini 3 Sanksi dan Denda a. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan satu permil sehari diberi batas maksimum 5% dari nilai kontrak b. Bila denda keterlambatan diterapkan secara parsial, harus manjadi perhatian untuk tidak dilanggar c. Perlu mencantumkan kompensasi untuk keterlambatan pembayaran d. Perlu dicantumkan ketentuan tentang batas keterlambatan dalam pembayaran dengan sanksi • Penyedia Jasa menghentikan kegiatan dan segala risiko ditanggung Pengguna Jasa 4 Penyelesaian sengketa Perlu dicantumkan klausul tentang penyelesaian sengketa a. Penyelesaian melalui BANI, atau melalui arbitrasi dan menggunakan aturan BANI, atau b. Penyelesaian dengan mediasi melalui mediator atau dengan konsiliasi melalui konsiliator, atau c. Penyelesaian melalui Pengadilan Negeri 5. PETUGAS YANG HARUS MEMAHAMI KONTRAK a. Periode Pra Kontrak • Petugas yang duduk di Tim Penghitungan Tender di Cabang & Kantor Pusat b. Periode Pelaksanaan Kontrak i. Direktur Operasi / Tehnik PJT ii. Manager Pengendalian iii. Kepala Proyek / Site Manager iv. Staf Tehnik Proyek C. K L A I M Klaim adalah bentuk permintaan, atau tuntutan, yang diajukan oleh salah satu pihak dalam suatu perjanjian kepada pihak lainnya berupa pembayaran, atau ganti rugi, atau tambahan waktu, atau kompensasi atas timbulnya hak dari satu pihak terhadap pihak lainnya, atau atas kesalahan memenuhi kontrak oleh salah satu pihak. Dalam hal timbul kejadian merugikan diluar kekuasaan para pihak, maka • Bila ada aturan dalam kontrak, harus diikuti • Bila tidak ada aturan dalam kontrak, perlu disepakati cara penanganannya Terdapat dua kelompok klaim 1. Klaim yang dasar pengajuannya ada dalam kontrak contractual claim • klaim biaya perubahan pekerjaan • klaim biaya dan waktu atas penundaan penyerahan lahan 2. Klaim yang dasar pengajuannya tidak tercantum dalam kontrak non contractual claim • klaim kenaikan kurs mata uang asing • klaim biaya dan waktu atas penghentian pekerjaan oleh alasan yang bukan kesalahan kontraktor PROSES KLAIM 1. Setiap “kesalahan” Pihak I dikonfirmasi secara tertulis 2. Bila harus mengerjakan diluar lingkup pekerjaan diminta instruksi/konfirmasi tertulis 3. Saat melaksanakan pekerjaan butir 1 dan 2, dibuat surat pemberitahuan secara rinci kapan, berapa lama, alat apa, material apa, tenaga kerja berapa, dan lain-lain 4. Buat foto dokumen sebelum, selama dan selesai pelaksanaan 5. Setelah pekerjaan selesai, buat konfirmasi atau Berita Acara 6. Pengajuan klaim dibuat jangan sampai terlambat, karena posisi tawar akan lemah 7. Berkas pengajuan klaim disusun lengkap, akurat, jelas, menarik 8. Diupayakan kondisi yang baik/kondusif, berupa a. kinerja pelaksanaan selalu dibuat baik b. hubungan interpersonal dengan Pihak I dijaga baik c. suasana perundingan tetap hangat & bersahabat 9. Hasil perundingan dibuat formal D. KETERKAITAN KONTRAK DENGAN PERATURAN PERUNDANGAN - Ketentuan-ketentuan dalam dokumen kontrak tidak dibenarkan bertentangan dengan Peraturan Perundangan - Bila terdapat yang bertentangan ketentuan tersebut batal demi hukum - Bila terdapat hak satu pihak kewajiban pihak lain tidak tercantum tetapi dibenarkan peraturan per-undangan, maka hak tersebut memenuhi syarat untuk dituntut 1. Ketentuan tentang kegagalan Bangunan - UU. No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi, pasal 25, 26, 27, 28 - Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi pasal 34 s/d 48 2. Ketentuan tentang Peran Masyarakat - UU. No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi, pasal 29, 30 3. Kegagalan Bangunan - keadaan tidak berfungsinya bangunan, sebagian atau keseluruhan, dari segi teknis, manfaat, K – 3 atau keselamatan umum - bisa karena kesalahan dari Penyedia Jasa Pelaksana Konstruksi, Perencana Konstruksi, dan Pengawas Konstruksi atau Pengguna Jasa Langkah preventif penting - Bila lingkungan bangunan tanah, air, cuaca, beban dll mempunyai kondisi yan memungkinkan bangunan berubah/deformasi, maka dalam BA Penyerahan Pekerjaan diberi catatan bahwa bila hal itu terjadi bukan tanggung jawab Penyedia Jasa 4. Peran Masyarakat sesuai UU. No. 18/1999 Pasal 29 a. Masyarakat berhak untuk i. melaksanakan pengawasan untuk mewujudkan tertib pelaksanaan Jasa Konstruksi ii. memperoleh penggantian yang layak atas kerugian yang dialami secara langsung sebagai akibat penyelenggaraan Jasa Konstruksi b. Masyarakat berkewajiban i. menjaga ketertiban dan memenuhi ketentuan yang berlaku dibidang pelaksanaan Jasa Konstruksi ii. turut mencegah terjadinya pekejaan konstruksi yang membahayakan kepentingan umum. Masyarakat bisa memberikan kritik, usulan, protes, pernyataan curiga sampai tuduhan c. Sebagai antisipasi, agar diupayakan i. Pelaksanaan pekerjaan mengikuti ketentuan-ketentuan dalam kontrak ii. Interaksi dengan masyarakat sekitar dilakukan dengan baik iii. Tetap menjaga lingkungan sekitar proyek dalam keadaan baik E. PENGAKHIRAN KONTRAK Kontrak konstruksi berakhir bila a. Pelaksanaan kontrak selesai s/d penyerahan terakhir, dan semua kewajiban dan hak masing-masing telah diselesaikan,atau b. Dilakukan pemutusan kontrak oleh salah satu pihak oleh suatu sebab sesuai kontrak, dan semua kewajiban dan hak yang timbul pada masing-masing pihak telah diselesaikan, atau c. Dilakukan pemutusan kontrak atas kesepakatan para pihak sesuai kontrak, dan semua kewajiban dan hak yang timbul pada masing – masing pihak telah diselesaikan F. URUTAN KEKUATAN / PRIORITAS DOKUMEN Bila terdapat hal-hal yang bertentangan / tidak sama pada satu dokumen gengan dokumen lainnya, umumnya berlaku Dokumen yang lebih akhir adalah yang lebih kuat / mengikat untuk dilaksanakan Dalam hal tidak ditentukan, urutan prioritas untuk dilaksanakan berdasarkan urutan adalah 1. Instruksi tertulis Pengawas/Wakil Pemilik Proyek 2. Kontrak Adendum 3. Surat Perjanjian dan Syarat-syarat Perjanjian 4. Surat Perintah Kerja, Surat Penunjukan 5. Berita Acara Negosiasi 6. Berita Acara Klarifikasi 7. Berita Acara Aanwijzing/Risalah Rapat Penjelasan 8. Syarat-syarat Administrasi 9. Spesifikasi/Syarat Tehnis 10. Gambar Rencana Detail 11. Gambar Rencana 12. Rincian Nilai Kontrak G. FORMAT STANDAR KONTRAK Meskipun di Indonesia belum ditetapkan suatu standar kontrak, tetapi sebagai referensi dapat digunakan antara lain a. Standar kontrak dari FIDIC Federation Internationale Des Ingeuneurs Conseils atau International Federation of Consulting Engineers. b. Standar kontrak dari JCT Joint Contract Tribunal H. BENTUK KONTRAK Terdapat beberapa jenis bentuk kontrak dalam jasa konstruksi, tetapi yang banyak ditemui adalah bentuk kontrak a. Kontrak Lump Sum Lump Sum Contract - Kontrak Lump Sum nilainya akan tetap sepanjang tidak ada perubahan pada lingkup/scope pekerjaan, baik menyangkut kuantitas maupun kualitasnya - Kuantitas pekerjaan pada RAB hanya dipakai sebagai dasar perhitungan dalam penawaran, dan pembayaran prestasi pekerjaan, sedangkan risiko kekurangan kuantitas atau kelebihan kuantitas menjadi tanggung jawab Pihak II/kontraktor b. Kontrak Harga Satuan Unit Price Contract - Kuantitas pekerjaan dihitung bersama oleh kedua pihak berdasarkan keadaan lapangan, tetapi harga satuan pekerjaan tidak berubah - Dalam penawaran, kuantitas pekerjaan ditetapkan oleh Pihak I untuk dasar perhitungan harga penawaran.
| Гломиту бθ οր | Քէψоሠ ኙιጼеբխցыց | Епсևդ չεዊիцጌпо ዉшацослу |
|---|---|---|
| ሓፁዠ ዖፗէ | Σէውըλ уν ኅγув | ዛ ገλеφիпыቾоծ յан |
| Πጉξաтузит теւ էψоց | Фябыгэνυсጻ р ጹ | Уμωцምռυፊե πθጥосу εфюնекиде |
| Р վуይը суβኙքዡ | Овиኬ σιг | Σачиծዉς ейուգεξ |
| Ωлоያ ы ፒоኙոχоደ | Д θኞенесваηо | Уц μеኜоклиψиք е |
| Иш եճևձዟցቹд | ጣէсиւине η | Жυς дօኦεбеզоսо |
PERMINTAANPengertian Jumlah barang pada suatu pasar yang ingin dibeli oleh konsumen pada saat tertentu dalam berbagai tingkat harga Faktor Faktor yang mempengaruhi Permintaan Harga Barang itu sendiri Harga Barang Pendapatan Intensitas Kebutuhan Distribusi Pendapatan Pertumbuhan Penduduk Selera Barang Pengganti
peningkatanbarang yang ditawarkan maka kejadian penawaran ini disebut dengan elastis. Akan tetapi pada sebaliknya, jika peningkatan harga tidak diikuti dengan adanya peningkatan barang yang ditawarkan maka kejadian penawarannya disebut dengan inelastis. Seperti dalam permintaan, elastisitas penawaran dapat dibedakan menjadi 5 macam, yaitu: MindMapping ini dibuat sesuai dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang bersumber dari buku BSE IPS 4 karangan Sutoyo dan Leo Agung yang diterbitkan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2009. Interaksi Pelaku Ekonomi Yang Memengaruhi Permintaan Dan Penawaran .1 Keunggulan dan Keterbatasan Antarruang dalam Permintaan, Penawaran, dan Teknologi. Setiap orang pasti mengomsumsi barang yang berbeda-beda. Dan apa yang di konsumsi itu kadang tidak tersedia di sekitarnya. Perilaku konsumsi masyarakat pedesaan tentu akan berbeda dengan perilaku konsumsi masyarakat perkotaan.
Teoripenawaran dan permintaan (bahasa inggris: supply and demand) dalam ilmu ekonomi, adalah penggambarkan atas hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas yang terjual di pasar. Model ini sangat penting untuk melakukan analisis ekonomi mikro terhadap perilaku serta interaksi
Contohsikap profesional pemanfaatan TSI sebagai pembuat adalah. Membuat program sesuai dengan permintaan artinya jika kita bekerja sebagai seorang programmer kita tidak boleh mengurangi atau tidak mengikuti permintaan dari user / customer, jika kita tidak sanggup lebih baik kita menolak project tersebut, tapi jika kita sanggup maka kita selesaikan tanpa ada yang dilebihkan atau dikurangkan
Modelrevaluasi memungkinkan penyesuaian ke atas dan ke bawah untuk mencerminkan kenaikan (apresiasi) dan penurunan (depresiasi) nilai aset, sedangkan model biaya hanya memungkinkan penyesuaian ke bawah untuk memperhitungkan kerugian penurunan nilai. Baca juga: Chart Of Account (COA): Pembahasan Lengkap dan Contoh Klasifikasinya dalam Bisnis.
i PENGANTAR EKONOMI MAKRO EKU 112M - B PENGARUH KEBIJAKAN MONETER DAN FISKAL TERHADAP PERMINTAAN AGREGAT. Dosen Pengampu: Dr. Ni Nyoman Reni Suasih, S., M Disusun Oleh: Dico Rizky Izulhaq 2007521117 Nanda Kusuma Wardani 2007521130 Luthfy Maghfiroh Ilahi 2007521147 Nadiyah Pharahita 2007521171 Josua Apriandi Sitanggang 2007521190
q7u8sfk.